Bigmatch AFF 2026, Pengamat Vietnam Pede Xuan Son Cs Kalahkan Timnas Indonesia
%3Astrip_icc()%3Aformat(webp)%2Fkly-media-production%2Fmedias%2F9303574%2Foriginal%2F031756300_1784648469-ChatGPT_Image_Jul_21__2026__10_39_56_PM.jpg&w=3840&q=75)
Vietnam akan menantang tuan rumah Timnas Indonesia di laga Grup A Piala AFF 2026 yang digelar di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026) malam WIB. Ini bakal menjadi laga yang menentukan bagi kedua tim yang sama-sama memburu tiket ke semifinal.
Persaingan di Grup A Piala AFF 2026 berjalan sengit, ketika Singapura memberi kejutan. Singapura untuk sementara berada di puncak klasemen Grup A dengan nilai tujuh.
Keberhasilan menahan imbang Vietnam 0-0 di Hanoi, Jumat (31/7/2026), membuat Singapura kini punya peluang cukup besar untuk lolos ke semifinal.
Timnas Indonesia ada di posisi kedua dengan enam poin, tapi baru bermain dua kali. Vietnam di posisi ketiga dengan empat poin.
Perhatian tentu tertuju pada duel Indonesia kontra Vietnam besok, kedua tim akan saling sikut demi menjaga kans ke semifinal.
Jika berhasil mengatasi Vietnam, maka fokus skuad Garuda tinggal fokus mengamankan poin di markas Singapura pada laga terakhir.
Sementara Vietnam setidaknya harus mengalahkan Indonesia dan Kamboja di dua laga terakhir, untuk lolos ke semifinal. Praktis laga di Pakansari nanti menjadi penentu antara Indonesia atau Vietnam yang layak ke semifinal.
Pengamat sepak bola Vietnam, Quang Huy punya pendapat pasukan Kim Sang-sik masih punya peluang cukup besar melaju jauh di Piala AFF 2026, apalagi menyandang predikat sebagai juara bertahan.
Terkhusus melawan Timnas Indonesia yang punya sejarah persaingan panjang, Vietnam juga masih punya kans memberi kejutan.
Motivasi para pemain Vietnam diakuinya juga akan berbeda saat bermain di Bogor nanti, dari ketika ditahan imbang Singapura.
"Sepertinya ada hal yang membuat Pelatih Kim Sang-sik ragu dalam perhitungannya. Saya memperkirakan akan ada perubahan, terutama karena kami hanya punya waktu tiga hari sebelum laga melawan Indonesia dan harus bermain tandang. Jadi, mereka perlu menurunkan pemain yang memiliki kondisi fisik lebih bugar," tutur Quang Huy dikutip dari laman Soha.
"Namun, bisa jadi saat melawan Singapura, Pelatih Kim Sang-sik menilai bahwa Vietnam harus bermain cepat dan memastikan kemenangan sejak awal," katanya.

