Xabi Alonso Di Pecat, Arbeloa Ambil Alih Real Madrid
Ekspektasi tinggi yang dibebankan di pundak Xabi Alonso saat kembali ke Real Madrid musim panas lalu runtuh seketika. Niat hati mengembalikan kejayaan Los Blancos, ia justru terdepak hanya dalam waktu delapan bulan.
Kekalahan menyakitkan di El Clasico menjadi pemicu utama yang mengakhiri rezim singkatnya. Namun, di balik skor akhir tersebut, terdapat benang kusut masalah internal yang jauh lebih pelik.
Alonso gagal memenangkan hati para eksekutif klub dan menghadapi pemberontakan di ruang ganti. Gaya pelatihannya yang keras dan disiplin tinggi ternyata tidak sejalan dengan ego para megabintang di ibu kota Spanyol.
Real Madrid resmi menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih baru menggantikan Xabi Alonso. Sosok berusia 42 tahun itu kini mendapat tugas besar menukangi tim utama Los Blancos. Arbeloa merupakan produk akademi Madrid, meski baru bergabung pada usia 18 tahun pada 2001. Sebelumnya, ia menimba ilmu sepak bola di Real Zaragoza.
Perjalanannya di Madrid dimulai dari tim muda hingga akhirnya dipromosikan ke skuad utama pada 2004. Namun, persaingan ketat di lini belakang membuatnya harus angkat kaki. Ia dilepas ke Deportivo La Coruna pada Juli 2006.
Karier Arbeloa kemudian berlanjut ke Inggris. Ia hanya enam bulan di Deportivo sebelum direkrut Liverpool asuhan Rafael Benitez pada Januari 2007. Di Anfield, ia bertahan selama 2,5 musim hingga akhirnya dipulangkan Madrid pada Juli 2009.
Tiga tahun setelah gantung sepatu, Arbeloa kembali ke Madrid, kali ini sebagai pelatih. Ia memulai dari tim kelompok umur U-14, kemudian U-16, hingga U-19. Perjalanan kepelatihannya berlanjut saat ia dipromosikan menjadi pelatih Real Madrid Castilla sejak Juni 2025.
Bersama Castilla, Arbeloa mencatatkan 10 kemenangan, sekali imbang, dan delapan kekalahan dari 19 laga. Catatan itu menjadi modal baginya untuk naik kelas menangani tim utama, menggantikan Alonso yang juga merupakan mantan rekan setimnya.